Langsung ke konten utama

Seni Rupa Tidak Boleh dan Tidak Akan Mati Gaya


Ketika pertama kali saya melihat gambar seni WPAP pada acara kumpulan beberapa komunitas karya seni di Jakarta, seni lukis dengan kumpulan bidang-bidang datar yang dibentuk oleh garis-garis, bermula dari menurunnya fungsi pengglihatannya dan mudah lelah, kendala fisik yang sering menggaggu beliau ketika harus menyelesaikan gambarnya. Apalagi menggambar sosok manusia yang realis dan menurut beliau ini merupakan kesulitan paling tinggi. Memilih dan mencampur wana, kemiripan warna kulit manusia, kehalusan goresan dengan tingkat kesulitan merupakan sesuatu yang yang mahal menurut beliau. Pencetus karya seni WPAP ( Wedha’s Pop Art Potrait ) ini adalah Bapak Wedha Abdul Rasyid, pria kelahiran 10 Maret 1951 ini telah mengangkat dan melahirkan karya seni di indonesia.

Bpk Wedha Abdul Rasyid

Menampilkan seni yang berbeda, kita tetap mengenal karena dibuat dengan cara yang berbeda. Gaya ini dimulai kreasikan thn 1991-1992 waktu itu dikresikan dgn cara manual karena era digital blm merambah didunia. Harapan penggiat wpap bersahabat pasti dunia akan bersahabat. Gaya Bon Jovi, gaya ini tidak mengenal karva semua bidang di bentuk dengan garis lurus krn punya kepercayaan garis lurus akan kuat disbanding dgn garis lengkung, pemilihan warna solid sehingga kesan tabrakan, pop art adalah sesuatu yang sering kita lihat namun ditampilkan berbeda.


M.Jackson Pop Art

Perjalanan komuinatas wpap, awal mula komunitas ini berusia muda sekitar 2 tahun masih membutuhkan interaksi dari semua pihak, berawal dari sosmed. Ilmu yang beliau punya bisa berkembang. Mulai thn 2010 mengadakan kopdar memperkenalkan ke publik. Misi beliau dalam memperkenalkan WPAP ini diharapkan agar masyarakat luas mau menerima hasil karyanya sehingga seni rupa tidak boleh dan tidak akan mati dan berhenti pada gaya tertentu.


WPAP Community

Harapan beliau, melalui seni WPAP bisa memperkaya khazanah seni rupa dan bisa dinikmati semua orang, untuk itu beliau melalui komunitasnya secara luas mengadakan pameran perdana dari situ mulai berkembang sekitar 7000 anggota, variasi semakin banyak di event nasional maupun internasional.
Ribuan penggemar praktisi suatu fenomena yg baru di Indonesia bahkan didunia. Masing2 memakai logo wpap, seorang seniman bila ditiru akan protes tapi beliau bermimpi karyanya bisa diakui oleh masyarakat Indonesia khususnya,  sehingga Indonesia tidak hanya punya wayang, batik dan ukiran2 tetapi punya yang lain juga dan seni rupa juga mempunyai perkembangan yang lain.


 WPAP Stand

Membuat seni WPAP dengan cara meletakkan poto diatas kertas karkil, ada garis2 hampir sejajar ditengah gambar dikasih garis patah-patah, kertas karkil tidak bisa diwarnai harus diatas karbon terlebih dulu. Kemiripian harus terjaga tetapi tampilan berbeda dan lebih menarik. Tetapi sekarang dengan menggunakan teknologi komputer lebih mudah, dalam wajah manusia yang penuh lekukan itu guratan2 bidang.




Kerumitan  dalam pembidangan jika susah mencari  bidang garis lekukan, dasar pemikiran sebuah garis adalah titik yang tak terhingga, sebuah garis lengkung adalah manipulatip dan gabungan garis lurus yang tak terhingga. Muka manusia terdiri dari bidang kotak-kotak. Pembatasan tdk ada kurva tapi disini membuat garis bidang saja tidak boleh dan ngasih warna. Suatu hasil karya seni yang harus kita banggakan, dimana sebuah seni terlahir dari hasil buah pemikiran dengan berbagai tingkat kesulitan yang patut kita apresiasikan dan kita hargai. Karya suatu anak bangsa bisa dikenal karena PR nya adalah bangsa sendiri.




Mudah-mudahan seni WPAP ini bisa diadopsi jadi seni bangsa sendiri, menggambar yang susah bisa di praktekan dgn wpap dan setiap orang bisa mempraktekan seni dengan caranya sendiri. Jika anda tertarik dengan WPAP silahkan kunjungi dan bergabung di WPAPCommunity.com. Selamat berkarya.***

Sumber Photo : doc pribadi


Komentar

  1. WPAP, hmm.. saya denger nama komunitas itu baru2 ini, itu juga saya tahu dari beberapa karya pop art yg saya lihat di internet..

    seni pop art memang unik menurut saya, pembagian2 daerah tertentu dan warnanya yg seakan2 'sesuka hati', tapi bentuknya gambarnya ttp terlihat, contoh kyk barack obama di atas, benar2 keren :D

    btw kapan ya ada acara2 seperti itu di sekitar semarang / pati? hehee :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima Kasih sudah mampir ke blog saya, semoga berkesan dan bermanfaat dan jangan lupa boleh tinggalkan jejak dengan memberi komentar, Bye..

Postingan populer dari blog ini

Sekarang Praktis Pesan Tiket Bus Budiman Bisa via Online

Bus Budiman ( Reguler ) Bisnis AC Sering bepergian ke luar kota dari kecil membuat saya tidak aneh dengan moda transportasi yang namanya bus, dari kelas ekonomi sampai eksekutif tentu pernah saya coba. Soal fasilitas yang dirasakan ya sudah tentu ada perbedaannya, tinggal pilih sesuai selera dan budget saja, hehe. Jadi ingat waktu kecil, pertama kali naik bus keluar kota rasanya senang banget ada perasaan gimana gitu bisa jalan-jalan sambil lihat pemandangan dan menikmati fasilitas bus. Sekarang tentu banyak bus yang disulap menjadi nyaman tidak seperti dulu yang kelas ekonomi aja bikin gerahnya minta ampun, belum lagi kalau berjubel dengan penumpang yang lain, hiks sedihnya waktu itu. Bahkan pengalaman dulu pernah sampai rebutan berlari-larian demi mendapatkan kursi di bus, dan bukan sekali dua kali ini terjadi karena hampir sebulan sekali saya keluar kota saat akhir pekan kebanyakan orang libur beraktivitas seperti sekolah dan kerja. Kebetulan rumah mertua di Banjar ( Ja...

Mengenal Lebih Dekat Keberagaman Dan Indahnya Alam Papua

Papua itu Indonesia Ada yang pernah nonton tayangan Ethnic Runaway? Dulu tayangan ini yang selalu saya nanti-nantikan. Tayangan yang selalu sukses membuat saya hanyut dalam suasana, seolah saya sedang berada di tempat tersebut. Namanya juga ethnic ya berarti unik dan spesial. Mengisahkan seperti misalnya kebiasaan adat setempat, tradisi leluhur, dan masih banyak lagi aktivitas yang membuat saya pengin berbaur dengan mereka. Merasa bangga dan bersyukur tinggal di negara yang kaya raya dengan budaya dan adat istiadat, banyak yang bilang kalau Indonesia itu surga nya dunia karena kaya akan hasil bumi, suku dan budaya yang beraneka ragam dan mempunyai semboyan Bhineka Tunggal Ika yang artinya Berbeda-beda tetapi tetap satu jua. So, nikmat mana lagi yang kamu dustakan? Makanya beneran saya tidak tertarik untuk travelling ke luar negeri toh di sini juga masih banyak yang belum terjamah dan tidak kalah dengan luar negeri. Andai saya mampu pengin rasanya keliling Indonesia, semua b...

Store Tour Harga Teman Giant Bareng Meisya Siregar

Belanja, siapa sih yang tidak suka dengan belanja meskipun terkesan rempong tetapi kini belanja menjadi trend dan sesuatu yang hal yang paling asyik menurut saya. Apalagi kalau belanjanya ke tempat yang aman, nyaman, leluasa dan yang pastinya sering ada diskonan, hehe. Semua pasti sudah tidak asing lagi kan dengan Giant, tempat belanja favorit saya karena selain lokasinya dekat dengan tempat tinggal yang pastinya Giant ini punya daya tarik tersendiri karena bisa belanja sambil bermain bersama anak, ya seperti yang sudah saya jelaskan diatas akan senang bila aktivitas belanja berada dilingkungan yang aman, nyaman dan leluasa. Makanya saya suka belanja sambil bermain sama sikecil ke Giant, terlebih di Giant dekat kami ada kereta Thomas jadi ya anak sama bapaknya bermain sementara saya sibuk berbelanja di Giant. Sisi lain senang  berbelanja di Giant karena suka ada potongan harga, jadi ingat waktu masih sering belanja diapers anak selalu nunggu diskonan, hihi dan lumayan b...