Malam ini saya membaca tulisan dari seorang blogger yang bernama Ratna Dewi yang share tentang perempuan pejuang momongan, entah kenapa setiap membaca tentang momongan hati saya tergerak ingin tahu tentang pengalaman perempuan yang sama seperti saya yang menanti momongan cukup lama bahkan menurut saya sangat lama. Masa sepuluh tahun penantian menunggu hadirnya buah hati begitu banyak hal telah saya rasakan, manis pahit sudah menjadi bumbu dalam kehidupanku saat itu. Berbagai pertanyaan dan cibiran sudah tidak aku hiraukan, saya tetap berpegang teguh bahwa semua bisa terjadi atas kehendakNya. Dalam diri sih saya bisa sabar meskipun terkadang ada titik dimana saya jenuh dan cape menanti garis dua (testpack) tak kunjung jua, terlebih jika sudah bertemu saudara atau teman yang langsung dikasih kepercayaan anak setelah menikah, ya namanya juga manusia tidak sama semua ada yang hati-hati dengan oerkataannya namun ada juga yang ceplas ceplos, tapi bertahun-tahun saya sudah kebal dengan per...
Parenting - Lifestyle - Humaniora