Langsung ke konten utama

Trip Pertama Sikecil Naik Kereta Api Jarak Jauh



"Naik kereta api Tut Tut Tut siapa hendak turut, ke Bandung Surabaya bolehlah naik dengan percuma, ayo kawanku lekas naik kereta ku tak berhenti lama"

Lirik lagu diatas pasti sudah tidak asing terdengar ya dan semua pasti pernah dong naik kereta api, ya kan hehe. Nah, ceritanya nih saya punya anak yang masih balita yang boleh dikatakan maniak sekali dengan yang namanya kereta api.


Sampai suatu waktu ketika hari raya idul Fitri kemarin, saya dan suami baru punya ide kalau pulang kampung tahun sekarang memilih moda transportasi kereta api ke kampung halaman. Ini ide cerdas yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan kalau kereta api itu bebas macet, karena jalur yang kami lalui adalah jalur selatan yang terkenal dengan tradisi macet ketika menjelang hari raya idul Fitri.

Udah gitu alasan lainnya adalah libur kerja suami yang singkat memaksa kita untuk bisa menghemat waktu agar silaturahim ke sanak saudara bisa terpenuhi, dan alasan berikutnya adalah untuk menyenangkan hati anak yang gemar dengan kereta api, pokoknya mudik tahun 2018 adalah momen yang sangat berkesan karena merasa puas bisa silaturahim dan sekaligus Travelling Family buat kami.

Bayangkan saja kalau musim mudik ke jalur selatan memakai kendaraan seperti mobil, itu akan sangat membuang waktu dan cape dijalan, sedangkan kalau naik kereta dari Bandung ke Banjar hanya memakan waktu kurang lebih 3 jam, ini baru pengalaman menyenangkan, badan tidak terasa cape karena tersiksa macet dijalan, hemat waktu, anak senang karena hobinya terpenuhi beuh nikmat mana lagi yang kamu dustakan, hehe.

Berkaca dari pengalaman tahun kemarin yang tidak kebagian tiket kereta api, tahun ini beberapa bulan sebelum hari raya saya selalu cek tiket online apakah sudah bisa dipesan atau belum, kalau tidak salah saya pesan tiket sebulan sebelum hari raya (mepet juga sih) tapi untung masih kebagian dan bisa pilih kursi. Coba ya ada kereta dari Gambir ke Banjar atau dari Senen ada kereta bisnis atau eksekutif mungkin lebih enak lagi ya gak perlu transit di Bandung, tapi tidak apa-apa sih karena orang tua di Bandung jadi tidak masalah hehe, sekedar saran sih.

Baiklah, saatnya cerita anak yang senang banget nih ketika ada didalam kereta api, dia duduk dengan nyaman dan sambil menikmati kebesaran Sang Pencipta berupa pemandangan yang terhampar luas hijaunya padi dan pepohonan dan gunung yang menjulang tinggi membuat takjub yang melihatnya. Inilah yang saya suka kalau kereta api karena selalu disuguhkan oleh pemandangan yang indah, gak salah ya saya memperkenalkan moda transportasi kereta api sama sikecil. 

Pemandangan dari dalam kereta api

Suasana hangat dalam kebersamaan ketika dalam kereta api begitu terasa, bagi kami ketika sedang dalam sebuah perjalanan merupakan waktu yang paling mengasyikan untuk saling bercerita dan membahas sesuatu apa yang kami lihat dan kami dapatkan dalam perjalanan, apalagi kalau didukung dengan sarana dan pra sarana kereta api yang memadai seperti misalnya kebersihan didalam kereta api, suasana yang nyaman, tempat duduk yang enak dan petugas yang ramah.

Santai sejenak
Endingnya liburan hari raya kemarin itu benar-benar terbantu deh dengan kereta api dan tidak ada alasan tidak bisa pulang kampung karena mepet waktu libur yang singkat, kan ada kereta api yang siap mengantarkan kita sampai tujuan dengan selamat dan bebas hambatan dan yang paling penting adalah sikecil tidak rewel selama diperjalanan, terimakasih PT.KAI yang sudah memberi pelayanan yang baik dan ini pengalaman pertama sikecil naik kereta dengan jarak jauh.***

Simak Keseruannya sikecil dalam Vidio ini :




Sampai jumpa di trip berikutnya. Bye....



Komentar

  1. naik kereta emang asyik.
    tiga anaku seneng banget waktu diajak jalan2 naik kereta bogor sukabumi :)

    BalasHapus
  2. Menurutku liburan lebaran naik kereta api udah tepat. Kalau nggak ya kejebak macet kayak aku. Hehehe. Senangnya si kecil menikmati sekali ya mba perjalananya

    BalasHapus
  3. Tooos mba, saya kalau naik kereta siang hari sayang kalo dipakai untuk bobo, karena sawah sawah yg ada di sepanjang jalan Bikin adeeeem

    BalasHapus
  4. Aaaaa jadi inget trip pertama naik kereta jarak jauh sama si kecil dan para keponakan juga. Seru sekali rasanya
    Naik kereta itu menyenangkan, pemandangannya indah

    BalasHapus
  5. Naik KA memang lebih nyaman ya, apalagi kalo bawa anak.

    BalasHapus
  6. Pada saat semenjak TK kecil,memory perjalanan bersama ortu itu masih ada. Jadi ngajak anak itu tepat banget

    BalasHapus
  7. Nah ini lagi jadi perdebatan antara saya, suami, dan anak. Pengen ke Jogja, tapi beda-beda keinginan transportasinya. Saya pengen naik kereta, anak pengen pesawat, suami pengennya nyetir hehehe

    BalasHapus
  8. naik kereta memang asyik, meski baru ngajak anak dan keluarga dengan commuerline di jakarta yang penuh sesak.. hihihi... semoga bisa keluarkota dengan naik kereta juga deh.. tapi kemana ya??

    sae

    BalasHapus
  9. Ntar kalo besar keliling Nusantara pakai kereta api.

    BalasHapus
  10. Ini moda transportasi favorit saya sejak kecil. Duduk dekat jendela menikmati gunung,bukit,sawah, da jalanan rasanya nyaman sekali :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima Kasih sudah mampir ke blog saya, semoga berkesan dan bermanfaat dan jangan lupa boleh tinggalkan jejak dengan memberi komentar, Bye..

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Budaya Batak Yang Unik Dan Beragam Di Wedding Batak Exhibition 2024

Wedding Batak Exhibition 2024 Indonesia dengan keberagaman adat dan budaya menjadikan aku sebagai Bangsa Indonesia yang bangga bisa tinggal di negara yang kaya dengan adat dan budaya. Kagum akan semua kebudayaan dan sangat tertarik ingin mempelajarinya, tak terkecuali budaya Batak sebagai suku leluhur keluargaku yang semuanya belum aku pahami, karena opung doli yang kami cinta sudah berpulang lebih dahulu pada waktu aku masih kecil, jadi tidak sempat belajar dan tanya jawab, hehe. Batak, yang menurut banyak orang di cap dengan watak keras dan nada bicara yang tinggi seolah menggambarkan orang Batak itu "galak", padahal tidak demikian, pernah dengar sejarahnya kenapa orang Batak kalau berbicara nadanya tinggi itu karena jaman dahulunya kan mereka hidup berpencar saling berjauhan dan tinggal di hutan gitu, jadi komunikasinya dengan berteriak jadi terkesan galak. Kalau salah koreksi ya!.  Kembali ke Laptop!  Batak Untuk Indonesia Menyambung dengan event yang digelar di CFD Sarin...

Pagelaran Budaya Batak Wedding Batak Exhibition 2024

  Adat adalah Identitas, adat lebih dahulu ada sebelum Republik Indonesia terbentuk, adat harus dihormati dan dihargai ~ Glenn Fredly  Foto: dokpri Bisa dibayangkan kalau seluruh manusia di dunia hidup tanpa adat dan budaya?, mungkin kehidupan tidak akan mengalami kemajuan teknologi, tidak pintar, zaman akan tetap primitif, tidak ada tarian dan nyanyian khas yang menggambarkan suku tertentu. Indonesia yang kaya dengan adat, budaya dan suku, aku bersyukur menjadi bagian dari negara Republik Indonesia, keberagaman adat budaya yang selalu menarik untuk diulik, rasanya belum semua aku pelajari dan mengenalnya karena terlalu banyak dan beragam. Hidup dilingkungan dari suku Batak, menjadikan aku sangat tertarik dengan adat dan kebudayaan leluhur, setiap apapun itu yang berhubungan dengan adat entah itu ketika sedang ada perayaan pernikahan, kelahiran maupun kematian sudah pasti berbeda antara suku satu dengan suku yang lainnya.  Sedari kecil dibesarkan sama opung doli dan opung...

Selalu Waspada Dari Berbagai Macam Penipuan Online Yang Selalu Mengintai

Dompet digital (e-wallet) pada zaman sekarang ini sepertinya sudah menjadi hal yang krusial, karena  sangat membantu mempermudah urusan financial dengan cepat tanpa ribet. Mau transfer uang, mau bayar IPL tidak harus mengetuk pintu pak RT, mau bayar sekolah tidak harus ke ruang Tata Usaha, bayar listrik gak harus ke PLN  dan mau jajan pun tidak perlu ngubek-ngubek tas cari uang receh, tinggal bayar lewat smartphone, semua langsung beres tanpa buang-buang waktu dan energi. Sesimple itu ya hidup dijaman sekarang. Era digital yang serba cepat dengan segala kemudahannya, tentu ada risiko yang mengintai para penggunanya, semua bisa saja jadi korban tanpa pandang bulu. Semakin canggih teknologi maka semakin tinggi juga permasalahan yang dihadapi. Banyaknya penipuan yang memanfaatkan celah digital semakin sini semakin tinggi kasusnya, karena data pribadi seperti KTP bisa saja disalahgunakan oleh penipu, dan itu bisa berakibat buruk bagi kita. Hal ini menunjukkan betapa rentannya kita...